Arsip untuk kategori ‘Sekitar Kita’

Gizi buruk anak-anak endonesiah

30 Mei 2008

Kalo liat di berita, anak divonis gizi buruk kalo udah kulit berbalut tulang dan udah lunglai gak bisa bangun dari tempat tidur. Keadaan seperti ini katanya lebih banyak terjadi di luar pulau jawa, ini artinya pemerintah disalahin lagi karna udah gak rata mensejahterakan rakyatnya. Gizi buruk jadi momok bagi pemerintah, tapi mo gimana lagi udah kadung terjadi. Tapinya sekarang kan era kapitalisme yah, jadinya orang yang serba kekurangan gak boleh nyalahin pemerintah, yaaa gak papa. Lah wong yang menjamin tiap-tiap yang bernyawa itu Tuhan, jadi minta tolongnya sama Tuhan aja…

Naa kalo denger yang seperti ini, kita-kita yang kebanyakan mempersembahkan hidup untuk keluarga (kita? hihi sori deh yang nggak) cuman bisa bilang sama anak-anak kalo makan ato minum susu itu dihabisin :D, mubadzir kasian yg gizi buruk.

Eit setelah googling niat pasang gambar tentang gizi buruk, ternyata banyak cara buat care seperti di careindonesia.or.id ato portalinfaq.org

Kadang kita harus jadi mesin

4 April 2008

Seorang teman baikku yang kreatif lagi jenuh dengan pekerjaannya. Seperti waktu aku dulu yang hampir 1 tahun jenuh dengan pekerjaanku. Hasilnya emang tidak banyak yang bisa dihasilkan kecuali cuma mengeluh, capek rasanya dalam kondisi seperti ini. Now I’m a full day mom, emang aku jadi sedikit banget jenuh dibanding dulu padahal aku jarang keluar perumahan dan aku orang yang gampang bosen, ya karena aku menikmati hari-hari membesarkan anak, cuma yang bikin gelisah karena aku belum bisa menghasilkan sesuatu selain membesarkan anak tadi.

Pernah aku bertanya pada temen lain. “Gak bosen kerja itu-itu mlulu?”, sambil ketawa dijawab, “Bosen? wajar lah, soalnya kerjaannya gini-gini aja. Kalo orang gak bosen itu malah yang aneh”.

Dulu waktu masih umur 20an aku nanya sama temenku cowok yang umurnya hampir sama, “Kalo seandainya kamu di tempat kerja dipentungi sama anak bosmu setiap hari apa yang kamu lakuin?”, dijawab, “Aku akan tetap sedia datang ke kantor setiap hari dengan keadaan yang sama dipentungin sama anak bos, karena anak istriku butuh makan dan susu makin hari makin mahal”. Geli juga denger jawabannya yang menurutku antara idealis dan realistis, soalnya dia tu belum nikah pikirannya udah kayak gitu. Yaaa gak semua orang si berpikir karena materi mulu.

People do not like machines, yang butuh dinamika, namun untuk ngadepi sebuah perubahan entah di sisi yang mana yang memungkinkan untuk dirubah butuh energi yang cukup besar. Jadi… sometimes we do like machines untuk SEMENTARA sampai kita berani dan siap untuk berubah.

He he sori ye aku kalo nulis suka kayak menggurui, padahal udah bolak-balik aku delete, ini cuma selintas pikiran aja.. selamat bekerja dan berkarya or all, untuk suamiku tersayang juga..

Nanny 911

3 Februari 2008

Ini acara reality show yang ditayangin Metro TV tiap hari sabtu jam 16.00. Kalo googling emang udah banyak si yang ngasih review dan kebanyakan reviewnya positif, aku boleh dong ngasih review dengan bahasa yang berbeda :D. Nanny 911 ni agent yang siap membantu keluarga yang memiliki masalah seputar anak yang super bandel, sulit dikendalikan, ketergantungan sama benda tertentu semisal dot, dll. Kebanyakan si keluarga yang sering ditampilkan yang punya banyak anak atau kadang kembar sampek 4 gitu. 3 Nanny yang akan ditugaskan diantaranya Deb, Stella, dan Yvonne. Setelah nonton “klip” kekacauan di keluarga yang sedang butuh bantuan, Lillian menganalisa permasalahan kemudian nunjuk nanny yang pas untuk ngatasi permasalahan keluarga tersebut. Kalo aku amati siy, nany Stella untuk masalah2 anak yang kurang disiplin atau ketergantungan sama benda tertentu karena karakter Stella yang keras dan tegas. Yvonne aku belum pernah nonton aksinya, sedang nanny Deb untuk anak-anak yang pemarah, pemukul, dan bandel karena karakter deb yang lebih lunak dan mampu berinteraksi lebih baik dengan anak-anak.

Dari cara Lillian memilih nanny, emang bener si kalo style parenting tiap orang tua itu bisa jadi baik untuk anak A, tapi tidak cocok untuk anak B. Tapi kalo aku pribadi lebih cocok dengan metode nanny Deb yang banyak mengajarkan bagaimana berkomunikasi dengan anak kecil, semisal duduklah ketika berbicara dengan anak sehingga tinggi badan sejajar atau kita bisa kontak mata dengan baik, latih anak mengekspresikan perasaannya semisal “aku jengkel karena…” kalo gak bisa dipancing dengan menebak “apa kamu jengkel karena… atau … ” sampai anak bilang “ya.. dia siii gini…”, sehingga anak nggak mengekspresikan dengan menendang atau memukul lawannya, trus bernegosiasi dengan anak.

Enaknya disuguhkan acara seperti ini, kita jadi tahu betapa ruwetnya ngurus anak jika tidak dikendalikan sejak dini. Dan jadi tahu juga ooo ternyata kalo terlalu nurut kemauan anak, kalo terlalu possesif sama anak, kalo terlalu bawel sama anak, dll … jadinya kayak gitu dan ini disampaikan secara visual sehingga lebih banyak pelajaran yang bisa diambil(sebelum bosan sii :D) daripada sekedar membaca tips-tips parenting.

Tips Taaruf

27 Mei 2007

—ditujukan buat yang sedang berburu teman setia ^_^—

Taaruf secara harfiah diartikan sebagai perkenalan. Taaruf yang akan saya obrolkan dalam tulisan ini adalah perkenalan menuju pernikahan. Perkenalan sebagaimana perkenalan dalam pertemanan adalah sebuah pembukaan dalam berteman. Pembukaan berarti belum melakukan berteman. Bisa jadi setelah asl/pls (hahaha pembukaan chatting ala bahulak :D)  karna gak tertarik ya gak jadi berteman. Jadi kalo selama taaruf sudah mencicipi apa yang ada dalam pernikahan berarti sudah bukan masuk kategori taaruf lagi.

Metode taaruf secara islami yang saya pahami yaitu mencari tahu kepribadian calon pasangan dengan memasang detektif-detektif untuk mengorek informasi dari orang-orang terdekatnya. Dari cerita beberapa keluarga yang sukses dengan metode ini mengaku metode tersebut lebih efektif (sori ya, tidak diteliti secara ilmiah, ceileee..) daripada mengorek langsung pada orangnya karena:
1. perasaan cinta seringkali muncul terlalu awal meski sudah menyadari bahwa dia bukan orang yang tepat untuknya sehingga mekso untuk tetap memilih dia
2. sulit sekali bagi orang lain untuk melalukan pengakuan dosa saat ini di depan orang lain, kecuali mengakui dosa yang lalu-lalu.

Dulu seorang teman yang ingin menggunakan metode taaruf, jadi bingung daftar pertanyaan apa yang harus saya titipkan kepada detektif saya agar pertanyaan tersebut mengena dan mewakili seluruh informasi yang seharusnya saya peroleh. Read the rest of this entry »

Aneka Selamat

4 Januari 2007

Selamat Idul Adha

Semoga idul adha kemarin menjadi hari yang penuh berkah baik bagi yang berkesempatan berkurban maupun buat yang nerima kurban.

Yang sedang berhaji semoga menjadi haji mabrur
dan doa-doanya diijabahi terutama untuk aneka bencana dan konflik di negeri berakhir

amin..

Selamat Menyambut Tahun 2007!

Kata iklan di radio cosmonita:
“Tahun Baru? apa resolusi anda?”
“Mmm ganti potongan rambut, lebih pinter dandan.. ”
“Resolusi?! Resolusi bukan hanya dalam hal karir dan cinta, tapi dalam hal kecantikan juga..”

Hihihi silahkan wanita-wanita yang mo ngikut :p

Selamat Ulang Tahun Suamiku!!!

Duh enaknya punya suami yang tanggal lahirnya sangat mudah dihafal: tanggal 1 Januari ;).

Jadi gak khawatir kena hukuman kalo lupa :D

Tak bantu doa:
“Semoga dikau selalu mendapat perlindunganNya dan tidak lepas dari hidayahNya amin..”
“Semoga dikau makin matang, keinginannya dikabulkan dan makin cinta sama aku .. hihihi”
Hadiahnya..emm entar ya :)

Selamat menempuh hidup baru!

Buat Eka temen kerjaku dulu sama calon suaminya si “Brudin” oreng medure :D. Semoga dikaruniai keluarga yang SAMARA, dan semoga gak sering “carok” alias tengkar kayak di terminal dulu =)).

Yang tidak biasa menjadi biasa

23 Desember 2006

Pernah dikomentari seperti ini?:
“Eh kamu gak capek aktivitas dari pagi sampe larut malem tiap hari?”
“Kamu gak kangen pisahan sama suami/istri berbulan-bulan?”
“Kamu ..bla bla bla”

ujung-ujungnya:
“Waaah hebat, kamu kok bisa ya??!”

Bagi yang cuek, mungkin pertanyaan ini berlalu begitu saja. Tapi bagi tipe pendengar yang baik, bisa jadi heran pada dirinya sendiri,”Iya ya, aku kok bisa gini?”. Atau tipe yang bijaksana akan menimpali, “Kalo sudah dijalani, jadi biasa kok”.

Dalam teori Quantum Learning, setiap orang punya potensi berlebih pada dirinya jika diasah dan bisa jadi potensi tersebut melejit diluar kemampuan manusia normal. Kadangkala melejitnya kemampuan tersebut karena manusia diberi bermacam-macam keterbatasan. Bagi yang diberi keterbatasan fisik, akan mampu melakukan hal-hal hebat menggunakan salah satu anggota badan yang tidak lazim. Bagi yang diberi keterbatasan waktu, akan mampu melakukan berbagai hal dalam waktu singkat, dan lain-lain.

Jadi kita patut bersyukur dengan keterbatasan-keterbatasan pada diri kita, karena kita akan bisa melakukan yang lebih dari orang lain ;). Dan lagi, sebuah gaya hidup yang normal bagi manusia satu dengan manusia yang lainnya tolak ukurnya tidak sama.

Hemat air oi!

23 Desember 2006

Menurut kabar di SuaraSurabaya, pipa PDAM di Porong retak dan sedikit bocor sejak kemarin kalo gak salah. Entah karena kebocoran ini atau kenapa(diriku hanya komplain lewat SMS ^_^) air PDAM di perumahanku cuma keluar tengah malem sampe sekitar jam 3.30 pagi hari. Tapi untungnya perubahannya gak terlalu drastis. Hari kamis sore, aku nguras bak mandi. Tau kan kalo nguras bak mandi airnya sampai habis bis. Eh gak taunya sewaktu mo ngisi, airnya gak keluar sama sekali :((. Pas maghrib, temanku Tika yang lagi ada training di Surabaya dan mo bermalem di rumah dateng.. dan eng ing eng sori teman bak mandiku kering :D.

Bagaimana menyiasati air yang keluar dikit begini?
1. Ya.. kalo mo tidur buka aja kran nya. Kalo kebetulan masih bisa melek pas air dah penuh, bangun dan buruan matiin air biar tagihan akhir bulan gak bengkak.
2. Kalo tengah malem masih seger, cuci piring dan cuci baju. Kalo besoknya mau masak, cuci semua bahan masakan lalu masukin ke kulkas.
3. Kalo gak punya tandon, ato tandonnya gak difungsiin kayak aku, buat tandon-tandon sendiri di bak-bak yang kamu punya
4. Demi menghemat air kamar mandi, sapa tau hari ini bolak-balik buang air kecil/besar, jadi mandinya sekali ajaaa!!

Na, yang baru tak kerjain hari ini masih poin 1 dan 4 :D

Temen-temen di Surabaya wilayah lain gimana ni, kekurangan air juga tidak?

=====
Ralat!!!!
Setelah berhasil ngadu lewat telepon, ternyata PDAM di daerahku lagi ada kerusakan travo. Jadi selama 3 hari masih dibenahi. Kata bapaknya mulai nanti sore sudah normal. Ah semoga…. Uhuy! Gak jadi deh rencana no 3 dan 4 ;). Sori ya, daripada blogku gak penuh, jadi ceritanya tetep tak post :D

Perfeksionis tidak akan banyak berkarya

12 Desember 2006

Are you perfectionist? Kalo iya mulai sekarang dikurangi dikit. Di dunia yang berada dalam dimensi keterbatasan ini, sulit sekali mencapai sesuatu yang sempurna. Kita akan membutuhkan banyak waktu untuk dikorbankan pada satu hal. Dan kalo belum sempurna si perfeksionis pasti akan cemas dan pilihannya mencoba terus sampai 100% sempurna atau membatalkan rencana semula. Akhirnya orang lain yang menyenangi banyak hal baru, menghasilkan karya lebih banyak dibanding si perfeksionis.

Contoh untuk menulis blog orang lain hanya butuh waktu 1 jam an paling lama, si perfeksionis selesai menulis akan menimbang-nimbang dulu dalam waktu yang lebih lama, dibaca lagi .. di draft dulu, kalo tidak layak DELETE, loh!. Contoh lain, mas bisnisman yang aku temui di tempat cuci motor :D menasehati macam2 karena aku menikah terlalu dini bagi dia, dia bilang lelaki umur 25 tahun tidak sematang umur 36 tahun (to kang amru: ah nggak juga ya sayang… ;) ). Contoh lain lagi buat yang ngerjain TA, gak ada tu yang gak pusing. Motivasi awal selalu menginginkan yang terbaik untuk karya terakhirnya, mo buat proposal banyak IF-THEN-ELSE… akhirnya gak rampung-rampung. Hayooo sapa yang kayak gini?? (Aku!!!!) :D.

Tahanan Politik

22 Agustus 2006

Hari Senin kemarin iseng-iseng nyari masjid yang punya aktifitas banyak tapi dekat di daerah tempat tinggalku. Sore itu aku pamit sama suami  ke perpus, soalnya  buat  jaga-jaga semisal  di masjid yang aku tuju  gak ada kegiatan khusus. Trus ditanyain gini,
“Loh.. bukannya perpus daerah bukanya hari Senin sampe … bla bla bla”.
“Ya tiap hari…Sabtu Minggu aja bukak kok”.
“Tapi kalo tanggal merah?”.
“Haaahh, sekarang tanggal merah ta??!!”.
“Ya ampun…”.
“Huahhhahha tau tau.. sekarang Isra’ Mi’raj ya!!!”. (hiii, aku taunya dari ibu-ibu pengajian kampungku sabtu kemarin ^-^)
“Ya udah, klo gitu aku ke masjid aja, nyari kegiatan, daaaaa. Assalamualaykum”.

Sampek di masjid tujuan, lokasinya di depan perpustakaan daerah–hahah dimana coba– pokoknya dekat kampoeng steak jalan kembar depan supermarket Ya ka Ya –ups, tetep aja bingunngin :D. Eh gak taunya pengurus masjidnya tetangga kampung sendiri. Asik nih bisa dapet info kegiatan lebih jelas dan di situ juga ada perpusnya, meski koleksinya masih sedikit. Kata Bapaknya, tiap hari Senin-Jumat mulai jam 8 pagi ada kajian ibu-ibu, pengisinya Ustad A, Ustad B (sori, lupa..), pesertanya katanya lumayan banyak sekitar 100 an, waktu itu aku berdecak “wow”. Hari Selasa malam ba’da maghrib ada pengajian umum pengisinya bergantian Ustad A, Ustad B (lupa lagi…). Hari minggu kegiatan Remaja Masjid. Semoga aku gak sekedar nanya :D. Nah kebetulan, karena Isra’ Mi’raj ada kajian umum pengisinya KH. Fahmi dari Jakarta. Aku baru tahu ni, katanya yang banyak nulis buku Matematika Islam.

Ketika mengikuti pengajian, waduh.. pesertanya 92% Bapak-bapak dan Ibu-ibu, sepertinya aku harus siap mental ni, soalnya akhir-akhir ini pemandanganku Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu melulu. Ya.. soalnya sebelum-sebelumnya kalo ikut kajian selalu 92% ABG. Sebelum acara inti, pembawa acara ngasih Biografi ustadnya. Beliau dosen matematika di salah satu universitas Teknik, dan dosen di UIN. Trus ditambahi, karena dulu selama jadi mahasiswa jadi aktivis yang kritis, keterusan lulus eh dipenjara selama 5 tahun dengan status Tahanan Politik. Di penjara itu, beliau banyak menemukan inspirasi.

Cerita yang hampir sama dengan KH. Toto Tasmara, yang tulisannya tajam menghunus kalbu dan menstimulasi untuk segera bergerak, hahaha segitunya…  Beliau juga dulu pernah menjalani sebagai tahanan politik. Dan gerakan yang dilakukan sama, tempat berinspirasi. Hal yang sama juga pada Penulis Alm. Pramoedya.

Pertanyaannya, manusia kreatif dimana aja selalu bergerak. Meski tubuh mereka terpenjara, tetapi hati dan otak mereka bergerak. Tapi sekreatif-kreatifnya  orang, kalo berada di posisi yang menjemukan dan fasilitas terbatas. Apa masih bisa kreatif? Bukannya malah depresi? Penjara ada dimana-mana, penjara bisa jadi sebuah kampus, kantor atau rumah. Jadi harusnya tidak ada alasan ya buat tidak kreatif.

Administrasi yang ruwet

22 Agustus 2006

Pengalaman kerja praktek kemaren, aku dan wuland ngalami rasanya jengkel bongkar buku laporan yang udah dijilid, diedit format penulisannya (hehhe ini yang ngerjain wuland) dan minta tandatangan lagi. Sewaktu batas pengumpulan H-5 jam dan mo minta tandatangan, eh dosen-dosen lagi rapat. Saran pembimbing KP nya, kamu duduk disitu aja ya.. dosennya dicegat. Ya ampyun dicegat!

Di tempat penjilidan yang sama waktu itu, ada salah satu pegawai dari sebuah instansi yang lagi jilidin buku panduan (kalo gak salah). Orangnya keliatan lelah banget trus pesen ke petugas penjilidan kayak gini, “Wah ini saya kalo sampek salah, keliling lagi minta tandatangan segini”. Wahahhahaaa tandatangannya banyak oi, sekitar 10 biji di lembar pengesahan!!

Terakhir pengalaman mo buat kartu di perpustakaan daerah. Kadung seneng ada perpus umum di sekitar tempat tinggalku sekarang. Apalagi lagi baca peraturan buat kartu tidak terlalu ruwet meski KTP non Surabaya. Eh ternyata, sama aja kayak perpus umum di mana itu ya.. Bratang kayaknya. Harus minta tandatangan Dekan, RT, Surat Keterangan RT, KTP sementara sama KTP asli. Aku gak jadi buat, soalnya KTP asliku yang keterangannya masih “TIDAK KAWIN” sudah jamuran :D.
Syukur deh aku yang gak sabaran belum pernah mengalami dapet pekerjaan rutinitas seperti pegawai di atas yang kerjaannya minta dan nungguin tandatangan! :p