Konsep Ketuhanan pada anak
Di salah satu artikel majalah Ayah Bunda, seorang ustadz yang berprofesi sebagai konsultan pendidikan dan pebisinis, dulunya lulusan Al-Ahzar Mesir dan pondok pesantren Gontor, menuturkan bahwa ada yang kurang mengena pada metodologi pendidikan keagamaan di tanah air. Yaitu bacaan-bacaan doa dan lainnya yang notabene dalam bahasa arab kurang disampaikan secara maknawi.
Karena ulasannya di majalah Ayah Bunda, jadi dibahas pula bagaimana ustadz tersebut mendidik anaknya berkaitan dengan penyampaian secara maknawi terutama konsep Ketuhanan. Yang pertama adalah ketika si anak sudah mengenal anggota tubuhnya, ajarkan pada mereka bahwa anggota tubuh ini milik Tuhan. Misalnya:
- Ini apa nak?
- Ini mata
- Mata ini kepunyaan Allah…
Lalu ketika anak mau makan, bukan sekedar mengajarkan doa sebelum makan, tetapi dijelaskan pula bahwa makanan tersebut juga pemberian dari Allah.
Na ibu-ibu dan bapak-bapak, bisa ditiru ini konsepnya :). Ntar siap-siap ditanyai pertanyaan aneh-aneh lain berkaitan dengan konsep Ketuhanan ![]()