Arsip bulan Februari, 2006

To do list

27 Februari 2006

To do list image

Salah satu kebiasaan burukku menumpuk perkerjaan :D . Ketika sudah menggunung, semua gak sempat di sapa dan di otakku seperti sarang laba-laba, ruwet!, gak jelas mana yang mau tak duluin. Ngerjain pekerjaan A, pekerjaan B berputar-putar di otak minta perhatian kalo gak selesai gimana??. Akhirnya bertanya pada salah satu teman, dikasih saran buat to-do-list. Buat prioritas pekerjaan mana yang paling urgent. Bosku juga sering mencontohkan untuk tidak menyia-nyiakan diri dengan pekerjaan yang kurang urgent. Pertama si stress juga, masa tiap buat to-do-list yang dikerjain cuman 20%! :( . Akhirnya berhenti sejenak dengan membuat to-do-list, bosen sendiri :p

Tapi dalam sebuah kuliah, aku berbincang-bincang dengan wajah baru mahasiswa kelas pagi yang cukup vokal anaknya. Tak perhatiin di loose leaf lembar pertamanya ada tulisannya yang cukup jelek (biasalah tulisan cowok :p) catatan bulan 1 sampai bulan 12. Isinya gak banyak, misal bulan Maret tanggal 13 “panitia seminar ASP.NET”, tanggal 15 “bla bla bla”. Trus aku komentar, “Apa tu?? Telaten banget nulis beginian!”. “Iya biar inget, kebiasaan baik seperti ini jangan diilangin. “. Waaaah, masak aku kalah dengan cowok ini yang tidak membutuhkan PDA atau buku agenda tersendiri untuk membuatnya lebih disiplin!.

Na, akhirnya pelan-pelan aku coba lagi. Dan ini cukup membantuku, karna ketika aku mengerjakan pekerjaan A, tidak perlu pusing lagi dengan pekerjaan B, karena sudah punya porsi waktu tersendiri sehingga jika aku cepat-cepat menyelesaikan pekerjaan A, pekerjaan B akan bisa segera ditangani. Apalagi jika sudah banyak yang dikasih tanda centang, waah jadi semakin tenang dan kayak ngerjain soal ujian aja, oo tinggal segini yang belum tak kerjain dan sebentar lagi aku akan bersenang-senang ;) . Membuat to-do-list menurutku tidak perlu setiap hari, jika dalam hari itu hanya mengerjakan pekerjaan rutin biasa. Karena hanya akan membuang-bunag waktu membuat sebuah rencana yang sudah menjadi kebiasaan.

Bagusnya lagi, to-do-list bisa dijadikan bukti untuk bosku yang sering curiga aku banyak main-main di kantor heheh… emang iya sih ^_^. So, selamat mencoba bagi anda yang juga punya sarang laba-laba di kepala ;)

Tidak [Ingin] Mendzalimi Orang Lain

27 Februari 2006

Hari Minggu kemarin mauku mengambil sisa barang di kost and say good bye (pamit) to Bapak-Ibu kost, tapi ternyata Bapak-Ibu kost sedang tidak ada di rumah. Ya sudah, kemarin akhirnya hanya mengosongi kamar biar nyaman dihuni oleh anak kost baru. Karna buru-buru, sempet terbesit niat ninggalin sampah-sampah kertas 1 kresek gede dan 1 kresek sedang. Tapi rupanya sang malaikat baik berbisik: “Ayo nike, buang ke tempatnya. Orang yang ditinggalin dalam keadaan seperti ini pasti gondok!”. He he, akhirnya aku bawa keluar deh sampah tadi. Tapi… hujan rintik-rintik mulai turun, terbersit lagi niat ninggalin 2 sampah ini ke tong sampah milik tetangga. Trus aku bilang ke teman karibku, “Boleh gak ya kira-kira nitip sampah ini ke tong itu… ^_^ “. Teman karibku bilang, “Udah full gitu loo…”. Wahhaaaa akhirnya brangkat deh kita ke tempat pembuangan sampah yang gak seberapa jauh sekitar 500 meter :D .

Ah, untuk berbuat baik tidak mendzalimi orang lain saja susahnya kok bukan main. Bisikan-bisikan nakal seperti, “biarin ah.. sekali-sekali aja kok ^_^”. Yang paling berat adalah bagaimana kita tetap bisa berbuat baik pada orang lain tapi orang tersebut berbuat sebaliknya pada kita. Nah, semua itu kembali pada keimanan seseorang. Jika dia ikhlas, jika dia ridha maka semua akan dijalani dengan senang hati. Jadi benar sekali jika ingin menguji keimanan seseorang, salah satunya adalah dengan bertanya kepada tetangganya apakah dia nyaman atau tidak bertetangga dengannya :-) . Efek dari kenyamanan orang lain pada kita adalah sebuah kepercayaan, apapun perkataan baik kita pada orang lain akan disambut dengan senang hati karena mereka telah menilai pada akhlak kita.

Ngomong-ngomong masalah tetangga dan kepercayaan. Dalam sebuah diskusi kajian hari Minggu kemarin, diceritakan seorang mahasiswa(ikhwan) yang kost/kontrak di kampung sekitar kampus ITS seringkali berpartisipasi dalam kegiatan kampung entah itu hanya dengan mengangkat kursi!. Yang pada akhirnya masyarakat mempercayai sosoknya dan dinobatkan menjadi Ketua RT :D . Jadi ketua RT itu gak gampang lo, apalagi bagi mahasiswa yang tidak tinggal menetap dimana keberadaan mereka kurang begitu dianggap exist dibanding dengan mereka yang sudah berkeluarga juga kebanyakan mahasiswa itu cuek dengan kepentingan warga, “bukan urusanku si, kan aku bukan orang sini, lagian aku udah terlalu sibuk dengan organisasi, tugas, praktikum, seminar dll :p”.

My hubby ever said, “Ke bu Mus gih ngurusin perjanjian kontrakan masa aku terus.. ntar pak Mus cemburu lo :p. Kamu itu belajar bersosialisasi, di sini tu yang aktif Ibu-Ibunya. Ntar kamu tak jadin Ibu Ketua RT =))”.

My wedding’s gallery

17 Februari 2006

amrunike

Redesign my blog

16 Februari 2006

2 mingguan gak post tulisan baru, jadi pengen redesign blog. Temanya: “Welcome to the beginning of new life!”. Look at my header, i’m not alone anymore :p. Sejak 5 Februari 2006 belajar berbagi dan saling melengkapi bersama Akang Mbro :) .

Ada yang kurang? Emang belum selesai design :p. Jadi buat pam, siska, vita, dll yang udah ngisi shoutbox sebelumnya makasih ya atas perhatiannya untuk acara 5 Februari kemarin. Sori shoutboxnya sementara tak sembunyiin :) .

Salam blog!

Semudah Drag&Drop

2 Februari 2006

Seminggu lalu ikut seminar ASP.NET 2.0.

Weheee, belum nyoba yang versi 1.x, udah disuguhi yang terbaru. Yang paling aku ingat dari seminar ini, pengembang ASP.NET memberikan kemudahan yang luar biasa dengan hanya drag&drop, customize propertiesnya jadi deh halaman view master beserta input, edit, deletenya. Kalo mau halaman transaksi yang lebih ruwet dengan validasinya, juga udah disediain only with drag&drop ;) .

Hal lain yang menarik, untuk login di halaman web udah jadi satu dengan role&privilege user di database!. Trus, ada lagi fitur navigation control yang digunakan untuk mengatur halaman header, treeview, menu, dan sitemap. Jadi sitemapnya gak didefinisikan secara manual.

Lebih lengkapnya baca-baca di sini :)

Kenapa developer ASP.NET 2.0 memberi banyak kemudahan seperti ini? Karena katanya dari wish list para developer, yang terbanyak mereka menginginkan untuk meminimalisir coding sampai dengan 70%, jadinya kayak make Microsot Word/Excel :D . Alasan yang utama karena orang-orang administrator jaringan banyak yang gak bisa coding, jadi kudu ganti-ganti coding kalo mau merubah user privilege tertentu. Trus lagi menurut teori system analyst, prosentase antara analisa dengan programmingnya 80:20. Na, jadi pikiran kita gak terlalu banyak di code, tapi di system value nya.

Hi programmer, what do you think? :p