Uangku lari kemana ya?
Sudah umum dan semua sudah tahu bahwa rejeki, pasangan jiwa, kecerdasan, dll sudah tertulis sejak kita direncanakan hadir di muka bumi. Seperti di acara CERIWIS yang ditayangkan oleh TRANS TV hari minggu kemarin, haduh aku lupa nama bintang tamunya. Ceritanya si bintang tamu ini dari pernikahannya dengan penari tahun 1997 sampai sekarang dikaruniai 4 anak! Hueheheheh. Lantas
Indra si pembawa acara bertanya, “Eh percaya nggak kalo banyak anak itu banyak rejeki?”. Dengan nada suara yang cukup meyakinkan dijawab begini “Ya, percaya donk!. Analoginya seperti ini anak itu kan titipan Allah, dan Allah menitipkan anak tadi dengan rejekinya yang mengalir melalui saya”. Weheheheeh jadi saudara-saudaraku yang sudah menikah silahkan buat anak sebanyak-banyak nya
.
Ada lagi sebuah nasehat dari mbak Murabbiku yang seringkali mengisi kajianku seperti ini, “Rejeki itu bukan hanya berupa uang. Tapi kita diberi sehat terus itu rejeki, jadi Alhamdulilah kita tidak perlu keluar uang berjuta-juta untuk biaya operasi. Motor kita tidak rewel, itu juga rejeki Alhamdulillah kita tidak sering-sering menyapa tukang bengkel untuk men-servis motor kita. Dan harta kita sesungguhnya adalah harta yang kita infaqkan. Itulah harta yang kekal untuk membangun rumah kita di surga”.
Mungkin di situlah letak keberkahan sebuah rejeki. Apa yang kita terima sekarang bisa bermanfaat untuk umat. Mmmmm, jadi sungkan karena aku sebenarnya sangat miskin berinfaq. Semoga dengan menyampaikan hal yang seperti ini, aku bisa belajar sering-sering berinfaq.
~~sampaikanlah meskipun satu ayat, dan apa yang kamu sampikan akan menjadi sebuah saksi di pengadilan akbar nanti apakah aku bisa menjalankan seperti apa yang aku sampaikan?~~